Bot-bot ini memberimu tempat untuk menuangkan saat-saat berat ke dalam kata-kata: pendengar AI untuk stres dan kecemasan, teknik tiga menit saat ketegangan memuncak, atau pertanyaan harian tentang hal yang kamu syukuri. Semuanya berjalan di Telegram, dan tidak satu pun yang menggantikan psikolog atau layanan darurat.
| # | Bot | Harga | Bahasa | Inline | Grup | Skor |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | @lea_therapy_bot | Freemium · Pesan pertama gratis | EN · ES · RU · PT | tidak | tidak | 60 |
| 2 | @lolapsy_bot | Freemium · 5 pesan gratis | EN | tidak | tidak | 56 |
| 3 | @faino_psy_bot | Gratis | EN · RU | tidak | tidak | 55 |
| 4 | @eliza_mental_health_bot | Gratis | EN | tidak | tidak | 47 |
| 5 | @grace_gratitudes_bot | Gratis | EN | tidak | tidak | 46 |
Kami memastikan di t.me bahwa tiap bot masih aktif dan menelusuri siapa yang menjalankannya: situs pengembang, halaman aplikasi di toko, atau sumber independen seperti halaman MIT Solve untuk Faino. Harga, bahasa, dan fitur diambil dari sumber-sumber itu. Lalu kami membandingkan hal yang penting pada bot pendukung: metode di balik jawabannya (CBT, DBT, atau satu latihan saja), apa yang diberikan paket gratis, apakah bot menyatakan dengan jelas bahwa ia bukan terapi dan mengarahkan ke bantuan profesional, dan apakah ada orang atau tim yang jelas di baliknya. Kami tidak melakukan percakapan panjang dengan bot-bot ini, jadi kualitas jawabannya tidak masuk ke skor.
Bot pendukung di Telegram mengerjakan tiga hal berbeda. Lea (@lea_therapy_bot) dan Lola (@lolapsy_bot) adalah percakapan terbuka: kamu menceritakan apa yang terjadi, lalu bot menjawab dengan pola CBT, memantulkan kembali ceritamu, mengajak melihat pikiran di balik perasaan, dan menyarankan satu langkah kecil berikutnya. Faino (@faino_psy_bot) bekerja seperti pertolongan pertama: menanyakan seberapa stres kamu dan menawarkan satu teknik singkat yang sesuai dengan tingkat itu, berdasarkan CBT dan panduan Organisasi Kesehatan Dunia. Eliza Mental Health Coach (@eliza_mental_health_bot) adalah pendengar gratis dari pengembang independen yang berjalan di Claude buatan Anthropic, sedangkan Grace (@grace_gratitudes_bot) tidak membahas masalah sama sekali: ia membantu menjaga latihan bersyukur setiap hari.
Belum ada bot di daftar ini yang menyebut bahasa Indonesia. Semuanya bisa dipakai dalam bahasa Inggris, jadi bersiaplah menulis perasaanmu dalam bahasa Inggris. Kalau mengetik terasa berat, Lola menerima pesan suara.
Faino dan Eliza gratis. Lola memberi lima pesan gratis, lalu sekitar $3 per bulan lewat Telegram Stars, tanpa kartu bank. Di Lea pesan pertama gratis; menurut halaman aplikasinya di toko, chat tanpa batas $5,99 per bulan dan sesi dengan terapis manusia $12,99 sampai $19,99, jadi hanya bot ini yang punya jalan menuju manusia. Grace tidak mencantumkan harga. Semua yang kamu tulis sampai ke pengelola bot, jadi bagikan lebih sedikit ke bot yang pengelolanya tidak jelas, dan saat krisis hubungi layanan darurat atau layanan konseling krisis setempat, bukan chat.
Tidak. Bot pendukung berbasis AI bisa membantumu mengungkapkan perasaan atau memandu latihan pernapasan, tetapi ia bukan psikolog atau psikoterapis: ia tidak mendiagnosis, tidak mengobati, dan bisa keliru dengan penuh percaya diri. Kalau kesulitan berlanjut, temui profesional.
Tidak seperti konsultasi psikolog. Chat dengan bot tidak dienkripsi end-to-end: yang kamu tulis sampai ke pemilik bot, yang memutuskan lama penyimpanannya, dan bot AI bisa meneruskannya ke layanan AI. Hindari nama, alamat, atau detail yang membuka identitasmu atau orang lain.
Saat krisis, bot bukan bantuan yang tepat. Kalau kamu berpikir untuk menyakiti diri sendiri atau merasa tidak aman, hubungi layanan darurat atau layanan konseling krisis setempat, atau beri tahu orang yang kamu percaya di dekatmu. Bot tidak bisa mengirim bantuan atau menemanimu.